Pengertian Hub/Switch


hub

Hub digunakan sebagai alat penghubung antar komputer. Selain itu, hub juga digunakan untuk membangun sebuah jaringan sederhana. Jaringan ini misalnya berupa sambungan beberapa komputer dalam satu grup IP lokal.

Hub memiliki port. Selain satu port yang tersambung ke jaringan, masing – masing port dapat dihubungkan ke komputer. Ketika ada satu paket data masuk ke dalam salah satu port paket data akan tersalin ke port yang lain. Akibatnya, semua komputer yang tersambung ke hub dapat membaca paket data tersebut.

Saat ini hub banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Penggantian ini dilakukan karena kecepatan transfer data hub lebih lambat daripada kecepatan transfer data switch

Hub dan switch dapat melakukan transfer data dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Bahkan, switch telah dikembangkan hingga mampu melakukan transfer data dengan kecepatan 1 Gbps.

Hub disebut juga konsentrator. Nilai lebih dari hub adalah kemampuannya untuk memperkuat sinyal. Selain itu, hub juga memiliki jumlah port yang banyak. Dengan kelebihan ini hub memungkinkan koneksi banyak komputer.

Kekurangan hub yaitu memperluas daerah tabrakan data Icollision domain). Hal ini mengakibatkan penurunan unjuk kerja jaringan.

About these ads

Posted on 1 Februari 2013, in Informasi, Pendidikan, Tsumasaga Rainbow and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 882 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: