Sejarah Internet


Di Indonesia internet telah menjadi bagian hidup manusia terutama sejak akhir tahun 90-an. Meskipun begitu, di negara – negara tertentu internet telah marak digunakan sejak lama.
Ide pembuatan internet tidak lepas dari upaya Levi C. Finch dan Robert W. Taylor.

Saat itu mereka melakukan penelitian tentang jaringan global. Penelitian itu berlanjut untuk mengamati cara pengaitan jaringan – jaringan dengan fisik yang berbeda. Fisik yang berbeda maksudnya berbeda kartu jaringan dan sistem oprasi. Penelitian ini memunculkan solusi berupa teknik packet switching.

Teknik packet switching digunakan untuk mengirim data. Data atau file yang berukuran besardi potong menjadi paket – paket kecil sehingga data tersebut lebih mudah ditangani. Tokoh peneliti packet switching adalah Donald Davies, Paul Baran, dan Leonardo Kleinrock.

Cerita berlanjut pada tahun 1969. Saat itu Robert Taylor ( Kepala kantor pemrosesan informasi DARPA ( Defense Advanced Research Projects Agency ( Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat ))) ingin mewujudkan ide pembuatan jaringan yang saling terhubung. Bersama Larry Robert.

Robert Taylor membuat proyek penelitian bernama ARPANET. Sambungan pertama ARPANET digunakan untuk menghubungkan University Of California, Los Angeles ( UCLA ), dan Stanford Research Institute ( SRI ).

Selanjutnya beberapa jaringan ikut bergabung dengan jaringan ARPANET. Para penggemar komputer yang menggunakan komputer sebagai bagian dari kegemaran ( hobi ), juga ikut bergabung. Mereka juga mengembangkan tekhnik jaringan sendiri yaitu Unix To Unix Copy Program ( UUCP ).

Pada tahun 1971, Roy Tomlinson menciptakan program e-mail untuk proyek ARPANET. Ciptaan ini berhasil ia sempurnakan setahun kemudian. Program e-mailyang ia ciptakan mudah digunakan sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun 1972 pula, ikon @ diperkenalkan sebagai lambang “at” atau “pada”.

Selanjutnya pada tahun 1973 jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan diluar Amerika Serikat. komputer University College di London merupakan komputer pertama yang menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada tahun yang sama, Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar. Buah pikiran dua ahli komputer ini kemudian menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini pertama kali dipresentasikaan di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976. Ketika itu Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvem. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis, dan Steve Bellovin menciptakan newsgroups pertama diberi nama USENET.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin banyak maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat menghubungkan semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol ( TCP ) dan Internet Protokol ( IP ). Untuk menyeragamkan alamat didalam jaringan komputer, pada tahun 1984 diperkenalkan Domain Name System ( DNS ) atau sistem nama domain.

Hingga saat ini internet menjadi andalan jutaan orang untuk berkomunikasi dan mencari informasi. Penggunaan internet meliputi berbagai bidang misalnya pendidikan, kebudayaan, dan perekonomian. Internet ibarat sistem jalan raya dengan transportasi berkecepatan tinggi yang dapat mempersingkat waktu perjalanan. Internet dapat pula diibaratkan sebagai perpustakaan sumber informasi tanpa batas yang dapat anda kunjungi setiap saat.

Posted on 15 Oktober 2012, in Pendidikan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: