Sejarah Ditemukannya Sel Oleh Para Ahli


TEORI SEL

Teori sel atau doktrin sel, menyatakan bahwa semua organisme terbentuk dari organisasi unit – unit yang sama, yang disebut sel. Konsep ini dinyatakan secara formal pada tahun 1839 oleh Schleiden dan Schwann dan menjadi dasar bagi biologi modern. Ide ini mematahkan paradigm – paradigm Biologi sebelumnya termasuk Teori Evolusi Darwin
( 1859 ), Hukum Keturunan Mendel ( 1869 ), dan penegakkan biokimia komperatif ( 1940 ).

Pada tahun 1663 seorang ilmuwan Inggris, Robert Hooke, menemukan sel – sel dalam sebatang gabus, yang dia periksa di bawah mikroskop kunonya. Sebenarnya, Hooke hanya meneliti dinding – dinding sel karena sel – sel gabus sudah mati dan tidak mengandung sitoplasma. Hooke menggambarkan sel yang dilihatnya dan memberi nama gambar itu dengan kata sel. Kata itu diambil dari bahasa Latin “ cellula “, yang berarti ruang kecil.

Sepuluh tahun kemudian, Antonie Van Leeuwnhoek ( 1632 – 1723 ), seorang pengusaha dari Belanda, seusia dengan Hooke, menggunakan mikroskop monokuler (lensa tunggal) meniliti bakteri dan protozoa untuk pertama kalinya. Pada tahun 1673, Leeuwnhoek mulai menulis surat kepada Royal Society London yang baru dibentuk, menjelaskan apa yang dilihatnya di mikroskop.

Leeuwnhoek melihat jaringan pada hewan dan tumbuhan, Kristal – Kristal mineral, dan fosil. Dialah yang pertama kali melihat mikroskopis tunggal yang disebut protis bercangkang, foraminifera, yang ia jelaskan sebagai “ tiram – tiram kecil…. Tidak lebih besar dari butir pasir kasar. “ Dia yang menemukan sel darah, dan yang pertama kali melihat spermatozoa bergerak ( sel sperma hidup ). Dia menemukan hewan mikroskopis, seperti nematodes ( cacing bulat ) dan rotifer.

Pada tahun 1859 Rudolf Virchof ( Ahli fisika, patologi, dan antropologi ) menjelaskan kesimpulannya yang terkenal “ omnis cellula e cellula “ yang memiliki arti bahwa sel berasal dari sel sebelumnya.
Sekitar tahun 1863 Robert Brown melaporkan penemuan nucleus. Pada tahun 1839 Theodore Schwann dan Matthias Schleiden menyimpulkan bahwa hewan dan tumbuhan terbentuk dari sel.

Prinsip – prinsip modern tentang sel
1. Semua mahluk hidup terbentuk dari sel
2. Sel adalah unit structural dan fungsional dari semua mahluk hidup
3. Semua sel berasal dari sel sebelumnya yang terbagi – bagi
4. Semua sel pada dasarnya memiliki komposisi kimia yang sama
5. Semua aliran energi ( Metabolisme dan biokimia ) kehidupan terjadi didalam sel

Posted on 27 Oktober 2012, in Pendidikan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: