Melodi Hati Cinta Hayalan


Ketika mata sudah tertutup..
Menyongsong hari yang mulai gelap
Menanti kekasih tuk berharap
Sinari hati yang telah redup

Matilah daku tanpa berjuang
Mengejar bulan kembali pulang
Dalam hayalan yang sangat kelam
Tertancap tombak sangatlah dalam

Sakitlah daku dalam buaian
Tangisi rindu tak kunjung hilang
Tersayat cinta diatas tulang
Mengukir syair cinta hayalan

Posted on 31 Oktober 2012, in Puisi and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: