Jatuhnya Daun Terakhir


Kemarau Panjang melanda bukit
Kering kerontang sulitnya air
Tempatku tinggal rusaknya rakit
Tiada setetespun yang mengalir

Ku turunilah bukit yang sulit
Senandung burung gemuruh petir
Namun tiada hujan air terbelit
Terjatuh di atas genting tuk hadir

Pohon jati tua di pinggir parit
Menantang awan tanpa sang selir
Kering kerontang menghadap langit
Hingga jatuhlah daun terakhir

Posted on 1 Desember 2012, in Puisi and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: