Proses Terbentuknya Bumi – The Process Of Creating Bumi


bumi

Oke sobat tsumasaga, kali ini saya akan mencoba berbagi informasi tentang Proses terbentuknya bumi hehehe, mungkin sobat – sobat semua sudah mengetahui proses – prosesnya tapi disini saya akan menceritakannya kembali sebagai bahan referensi sobat atau sebagai sumber informasi amin hhehehe

Sebelum kita beranjak ke bumi mari kita simak sedikit informasi terbentuknya matahari, matahari termasuk sesosok kedalam bintang, bintang yang memancarkan cahaya merah yang terang yang menjadi sumber kehidupan kita sebagai manusia, matahari ini terbentuk akibat ledakan bintang yang berumur pendek sekitar 4,5 juta tahun yang lalu pada salah satu sudut yang ada di alam semesta telah mengakibatkan keruntuhan gravitasi dari awan gas dan partikel partikel debu yang membentuk material – material untuk membentuk matahari. Ledakan dahsyat ini di sebut sebagai supernova….
perhatikan gambar berikut ini :


supernova

Tak lama setelah bintang indah yang kita sebut matahari itu terbentuk mulailah banyak material – material mikroskopis yang mengorbit mengelilinginya. Material – material mikroskopis ini berupa artikel debu, es dan banyak lainnya yang akan saling bertabrakan lalu kemudian berkumpul dalam kelompok-kelompok berukuran kecil. Sehingga akhirnya beberapa dari potongan – potongan material tersebut terhimpun bersama menjadi ukuran sebesar pasir, sebagian besar dari bahan silikat, dan kemudian menjadi bebatuan kecil.

Info…..:
sodium+silicate

Silikat, dalam ilmu kimia, adalah suatu senyawa yang mengandung satu anion dengan satu atau lebih atom silikon pusat yang dikelilingi oleh ligan elektronegatif. Jenis silikat yang sering ditemukan umumnya terdiri dari silikon dengan oksigen sebagai ligannya. Anion silikat, dengan muatan listrik negatif, harus mendapatkan pasangan kation lain untuk membentuk senyawa bermuatan netral.

Silika, atau silikon dioksida, SiO2, sering dianggap sebagai silikat, walaupun senyawa ini tidak bermuatan negatif dan tidak memerlukan ion pasangan. Silika ditemukan di alam dalam bentuk mineral kuarsa.

hehehe mari kembali ke materi sobat hehee

Semakin banyaknya material material mikroskopis yang bersatu dan bertubrukan, maka semakin kuat juga daya tubrukannya sehingga gravitasi saling mengikat material yang semakin besar itu satu sama lain. Untuk terciptanya bumi kita yang sekarang, batuan – batuan itu telah mengalami tubrukan beraturs – ratus kali sehingga menjadi padat dan terikatlah gravitasi yang kuat.

Beberapa dari obyek-obyek yang menghantam Bumi yang masih kecil antara lain memiliki diameter 450 sampai 500 kilometer. Kekuatan tubrukan dengan kecepatan tinggi ini menghasilkan panas yang luar biasa. Seluruh bebatuan di bagian luar meleleh seluruhnya menghasilkan lautan magma. Sementara partikel-partikel besi dan nikel meleleh kemudian tenggelam ke dalam inti bumi menghasilkan sumber panas seperti sebuah tungku api raksasa. Bumi mulai terpanggang dari dalam. Planet bumi saat itu merupakan sebuah neraka terbakar yang melayang di angkasa.

batuan bertabrakan

Tubrukan paling keras telah mensterilkan planet kita ini. Planet mendapatkan atmosfir dari uap air panas di seluruh permukaannya dengan suhu diatas temperatur sterilisasi. Formasi dari inti Bumi terjadi dalam waktu 40 juta tahun pertama dari eksistensi planet kita. Hal itulah yang telah memberikan pengaruh sangat besar pada masa depan kita. Di dalam intinya, bola besi cair yang berputar menghasilkan medan magnet Bumi. Medan Magnet Bumi menahan atmosfir Bumi tidak hilang ke angkasa.

Info…..:
Bagi sobat yang ingin membaca artikel tentang sejarah pembentukan bumi dari pembagian zamannya silahkan klik link ini
Link Kawan

Mari lanjutkan ehehhee

Kondisi ini menciptakan planet yang dapat ditinggali. Dengan seluruh besi masuk turun ke dalam pusat planet, Bumi kita memiliki inti yang solid dan menciptakan medan magnet yang melindungi sekeliling planet. Tanpa medan magnet, Bumi tidak akan memiliki udara dan sama sekali tanpa kehidupan. Badai dari Matahari sering menghantam bumi pada kecepatan jutaan mil per jam, dan dapat mengikis atmosfir kita nyaris habis dalam jutaan tahun kemudian. Tapi medan magnet Bumi membelokan Badai Matahari dan menjaga atmosfir kita.

Walaupun memiliki medan magnet, ancaman terhadap Bumi kita tetap berdatangan. Diatas inti besi bumi, adalah lapisan batuan cair yang kemudian membentuk gunung berapi yang mencuat ke permukaan dan mengeluarkan lava serta gas berbahaya. Sementara tubruukan dari angkasa terus menerus berdatangan.

50 juta tahun setelah bumi yang berukuran sedang ini terbentuk, bumi mengalami tubrukan lagi dengan batuan berukuran planet mars, dan pada saat itu bumi yang telah mencapai kondisi yang hampir mendekati sempurna yaitu sekitar 80% menuju bumi kita yang sekarang. Hal ini mengakibatkan bui dan batuan yang berukuran mars itu akhirnya melelehkan bagian luar dari kedua batuan itu dan menyatu menjadi bumi yang lebih besar dari sebelumnya. Beberapa debu panas yang meleleh yang tidak tercampur pada Bumi, terkumpul membentuk Bulan. Setelah tabrakan besar yang menciptakan Bulan, planet kita mencapai 90% dari total massanya. Penelitian para ilmuwan menunjukkan ada kemiripan antara material Bulan dan material Bumi. Ketika astronot Apollo membawa kembali bebatuan dari bulan, mereka menemukan bahwa batu tersebut mirip seperti lava yang ada di Bumi.

Bulan
bulan

Bulan adalah penyebab musim di planet yang kita tinggali. Kutub utara Bumi miring menghadap Matahari dan kemudian bergantian kutub selatan Bumi akan miring menghadap Matahari. Gravitasi Bulan menahan kemiringan tersebut dengan baik.

Pada sekitar 3,9 miliar tahun yang lalu ketika sebagian besar material yang mengelilingi Matahari mulai terkumpul tersusun menjadi planet-planet, tubrukan pun mulai surut.
Bumi kita mulai mendingin sekitar 3,9 milyar tahun lalu. Di bagian permukaannya terbentuk mantel kerak silikat tebal dengan bagian inti tersusun dari besi dan nikel. Lautan air mulai menyelimuti permukaan planet. Uap air yang dihasilkan karena permukaan yang masih panas menghasilkan atmosfer Bumi. Salah satu keberuntungan yang dimiliki Bumi adalah bahwa ia berada pada posisi yang tepat, dalam daerah yang disebut zona Goldilock. Ini adalah jarak yang tepat dari Matahari, di mana air bisa berada dalam bentuk cairan tidak terlalu panas sampai menguap. Atau terlalu jauh, di mana air mencapai titik beku.

Sampai akhirnya terbentuk sempurna, Bumi menjadi tempat istimewa dalam Tata Surya karena ia mampu menopang lautan, daratan dan bahkan kehidupan. Planet kita dibentuk di tempat yang tepat di Tata Surya. Bahkan satu-satunya tempat yang kita tahu di seluruh sistem surya kita di mana tanaman dan hewan bisa hidup dalam kondisi alamiah. Banyak hal yang telah terjadi sehingga Bumi bisa seperti sekarang. Dan banyak dari kejadian tersebut merupakan sebuah keberuntungan.

Posted on 29 Januari 2013, in Informasi, Pendidikan, Tsumasaga Rainbow and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: