Pengertian Bangsa dan Unsur Pembentuk Bangsa


Sebagian ahli berpendapat bahwa bangsa itu mirip dengan komunitas etnik, meskipun tidak sama. Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang ciri-cirinya adalah: memiliki nama, wilayah tertentu, mitos leluhur bersama, kenangan bersama, budaya yang sama, dan solidaritas tertentu.

Dalam pengertian Sosiologis, bangsa termasuk kelompok paguyuban yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dan senasib sepenanggungan di dalam suatu negara.

Dari sudut pandang Antropologis, bangsa merujuk pada suatu bangsa (etnic group). Yaitu sekelompok manusia yang terikat oleh kesadaran serta jati diri sebagai satu kesatuan budaya dan memiliki kesamaan ciri-ciri fisik biologis, seperti warna kulit, bentuk wajah, bentuk rambut, dan perawakan.

Dalam pengertian politis, bangsa merujuk pada keseluruhan masyarakat warga sebuah negara nasional. Yaitu sekelompok manusia yang merasa memiliki identitas bersama serta tinggal dalam wilayah yang jelas batas – batasnya dan berdaulat.

Ada banyak definisi bangsa menurut pendapat para ahli, seperti:

  1. Hans Kohn (German)
  2. Bangsa adalah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak.

  3. Ernest Renan (Perancis)
  4. Bangsa adalah suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari dua hal, yaitu rakyat yang harus bersama-sama menjalankan suatu riwayat, dan rakyat yang kemudian harus mempunyai kemauan atau keinginan hidup untuk menjadi satu

  5. Otto Bauer (German)
  6. Bangsa dalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter. Karakter tumbuh karena adanya kesamaan nasib.

  7. E.Ratjel (German)
  8. Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat itu timbul karena adanya rasa kesatuan antara manusia dengan tempat tinggalnya (paham geopolitik).

  9. Jalobsen dan Lipman

Bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultur unity) dan kesatuan politik (political unity).


Sebuah bangsa membutuhkan adanya identitas bersama. Fungsi identitas bersama adalah mempersatukan berbagai kelompok masyarakat yang membentuk bangsa tersebut. Identitas bersama sebuah bangsa dapat terbntuk akrena hal-hal berikut:

1) primordial,

2) sakral,

3) tokoh,

4) sejarah,

5) perkembangan ekonomi,

6) kelembagaan,

7) prinsip bhineka tunggal ika.

 


Berdasarkan pengertian bangsa yang dikemukakan oleh para ahli kenegaraan seperti diatas, maka dapat disimpulkan unsur-unsur pembentuk bangsa antara lain:

1) persamaan nasib dimasa lalu atau persamaan sejarah,

2) memiliki persamaan karakter,

3) meiliki ikatan persatuan diantara anggota-anggotanya,

4) meiliki ikatan terhadap tanah air yang sama,

5) memiliki cita cita tujuan hidup yang sama.

 

Indonesia adalah sebuah bangsa modern yang terbentuk karena faktor-faktor berikut:

  1. persamaan latar belakang sejarah dimasa lalu /perasaan nasib sebgai bangsa yang terjajah;
  2. adanya keterikatan terhadap tanah air yang sama; dan
  3. adanya ikatan persatuan untuk melepaskan diri dari penjajahan dan mendirikan negara yang merdeka,
  4. persamaan cita-cita atau tujuan hidup bersama.

Baca Juga :

  1. Pengertian Negara dan Unsur Pembentuk Negara.
  2. Unsur Pembentuk Negara: Rakyat.
  3. Unsur Pembentuk Negara: Wilayah.
  4. Unsur Pembentuk Negara: Pemerintah yang Berdaulat.
  5. Unsur Pembentuk Negara: Pengakuan Oleh Negara lain.

Posted on 25 Juni 2013, in Informasi, Pendidikan, Tsumasaga Rainbow and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. kenapa tidak terdapat pendapat ismaun??

  2. Ada ko
    ada sobat baca lagi deh🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: